Bundarsatu

    Resmi : Pendukung Arema Tidak Boleh Datang Saat lawan Bhayangkara FC
    Aremania







    bundarsatu - Keinginan pendukung Arema Cronus untuk mendukung langsung perjuangan tim saat melawan Bhayangkara di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, harus dikubur dalam-dalam. Hal tersebut karena panitia pelaksana (panpel) Bhayangkara FC melarang kedatangan Aremania ke Sidoarjo.

    Pelarangan atas kehadiran Aremania di Sidoarjo ini dilampirkan lewat surat resmi yang dilayangkan ke manajemen Arema Cronus. Surat itu diterima Arema pada Kamis (15/9/2016) siang.

    ”Kami mendapatkan surat resmi dari panpel Bhayangkara FC, bahwa mereka tidak menyediakan kuota untuk Aremania,” ujar Media Officer Arema, Sudarmaji.

    Dalam surat bernomor 107/PANPEL-TSC/IX/2016 itu, keputusan tidak adanya kuota untuk Aremania di Gelora Delta hasil koordinasi dengan berbagai pihak.

    Pihak-pihak yang dilibatkan itu antara lain pengelola Stadion Gelora Delta, Kepolisian Sidoarjo, Polda Jatim, dan manajemen klub.

    Pelarangan ini karena alasan keamanan dan kekhawatiran akan terjadinya gesekan antara Aremania dan Bonek, suporter Persebaya. Sebab, dekatnya jarak Sidoarjo dan Surabaya.

    ”Mereka menyebut bahwa yang menjadi dasar dari pelarangan Aremania ke sana adalah faktor keamanan,” tutur Sudarmaji.

    Hubungan antara kedua kelompok suporter tersebut selama ini dikenal kurang harmonis. Apalagi setelah terjadi perusakan oleh oknum suporter saat di Malang kepada pendukung Madura United.

    Jadi, ada kekhawatiran pihak yang tak bertanggung  jawab  akan melakukan provokasi.

    Sebelumnya, Aremania berencana untuk hadir langsung di Gelora Delta. Hal itu ditindaklanjuti dengan rapat koordinasi antara Aremania dan pihak kepolisian yang dijembatani oleh manajemen Arema.

    Pertemuan itu berlangsung di Pendopo Kabupaten Malang pada Rabu (14/9/2016).

    sumber : juara

    Main di Tarkam, Markus Horison Bawa Timnya ke Semifinal
    Markus Horison






    bundarsatu - Seorang kiper yang pernah menghuni gawang timnas Indonesia, Markus Horison turun di turnamen antar kampung (tarkam). Bahkan, pemain asal Pangkalan Brandan tersebut mampu membawa timnya melaju ke babak semifinal.


    Pada Rabu (14/9/2016) sore, Putra Kemuning menang 3-0 atas Joko IX untuk laga perempat final PSPG Cup. Putra Kemuning yang melaju ke semifinal diperkuat eks kiper timnas Indonesia, Markus Horison.

    ,

    Penyakit Lama Arsenal Kambuh
    Arsenal 






    bundarsatu - Mantan pemain Arsenal, Lee Dixon membeberkan salah satu kelemahan mantan klubnya tersebut.Kelemahan tersebut ialah saat mereka tak menguasai bola. Hal tersebut sudah berlangsung lama dan telah menjadi suatu "penyakit".

    Dalam pandangan Lee Dixon, The Gunners harusnya bisa lebih baik lagi saat melawan PSG di laga perdana fase grup Liga Champions tengah pekan ini. Meskipun mampu meraih satu poin dari hasil imbang 1-1 di Paris, tapi menurut Dixon ada kekurangan besar dalam tim Arsenal asuhan Arsene Wenger saat ini.

    Kelemahan itu adalah saat mereka tak menguasai bola alias berada dalam tekanan lawan, dan itu harus segera dibenahi oleh mereka.

    "Saat menguasai bola Arsenal brilian, tapi saat tak menguasainya itu benar-benar mengejutkan, mereka tak tahu apa yang mereka lakukan. Ada masalah saat tak menguasai bola, dan itu sudah seperti itu selama bertahun-tahun sampai sekarang," ujarnya.

    "Saat melawan PSG, mereka kembali ke permainan pada menit ke-80 dan tak menekan. Cavani harusnya mencetak gol lagi. Mereka hebat saat bersama bola, poin besar, kerja bagus tapi mereka tak bisa terus seperti itu," sambungnya.

    "Anda tak bisa begitu buruk saat tak menguasai bola melawan tim seperti PSG, tim bagus lain di turnamen, karena anda akan dikalahkan," tandasnya.

    sumber : bola

    Feyenord, Akan Jadi Pelampiasan Manchester United
    Manchester United 






    bundarsatu - Gelandang Manchester United, Ander Herrera mengaku dirinya dan rekan lainnya ingin segera melupakan kekalahan mereka di derby Manchester. Untuk itu, Herrera menyebut timnya membidik kemenangan kontra Feyenoord untuk membangkitkan mental timnya.

    Jelang laga pertama Europa League musim ini, Setan Merah memang tidak dalam kondisi yang cukup baik. Hal ini dikarenakan mereka menelan kekalahan pada partai penting kontra Manchester City dengan skor 2-1 pada akhir pekan lalu.

    Herrera sendiri menyebut laga kontra Feyenoord ini adalah batu loncatan yang tepat bagi timnya untuk mengembalikan kepercayaan diri. "Pertandingan ini [kontra Feyenoord] adalah pertandingan yang akan menentukan kami minggu depan" tutur Herrera kepada website resmi MU.

    "Kami memiliki kesempatan untuk memperbaiki segalanya besok. Kami sangat ingin melakukannya dan kami ingin menunjukkan kepada para fans kami bahwa kami datang ke sini untuk memenangkan semua pertandingan" tandasnya.

    Fabregas dan Conte Lakukan Pembicaraan Bahas Masa Depan
    Fabregas - Conte





    bundarsatu - Dikabarkan gelandang Chelsea, Cesc Fabregas, belum lama ini menggelar pembicaraan dengan Antonio Conte mengenai masa depannya. 

    Disebutkan bahwa Conte ingin mendengarkan semua tawaran untuk pemain berusia 29 tahun, ketika bursa transfer Januari dibuka.

    Ia diinginkan oleh AC Milan di musim panas, namun pada akhirnya sang pemain tidak mendarat di San Siro.

    Namun menurut Calciomercato, Fabregas sudah dipastikan akan mendapat kesempatan untuk membuktikan kemampuannya di sepanjang musim kompetisi kali ini. Pemain Spanyol itu memang musim ini tak lagi bermain reguler, sejak sang manajer lebih memilih menduetkan Nemanja Matic dan N'Golo Kante.

    Ia kesulitan menunjukkan aksi terbaik di bawah asuhan Jose Mourinho dan Guus Hiddink musim lalu, hanya berselang setahun setelah membantu tim memenangkan trofi Premier League.

    Laman yang sama juga mengatakan bahwa keinginan Fabregas untuk bermain di Real Madrid, yang akhirnya membuat sang pemain memutuskan bertahan di Chelsea. Ia tidak bisa datang ke Bernabeu, lantaran klub saat ini masih terkena sanksi embargo transfer dari FIFA.

    sumber : bola

    Etihad Stadium Sepi, Guardiola Sindir Suporter Manchester City
    Etihad Sepi









    bundarsatu - Sepinya stadion Etihad saat Manchester City, membuat Josep Guardiola memberikan sindiran halus kepada para suporter timnya. 

    Laga antara City melawan Gladbach itu memang sempat ditunda. harusnya pertandingan itu digelar kemarin namun kemudian ditunda sehari karena hujan deras yang mengguyur kota Manchester.

    Guardiola nampaknya kecewa karena ketika Man City bermain apik melawan Gladbach, suasana stadion kurang mendukung. Guardiola berharap situasi itu akan membaik nantinya.

    "Dengan apa yang sudah ditunjukkan para pemain kami, baik dalam pertandingan home maupun away, saya rasa mereka pantas mendapatkan standing ovation. Para pemain ini layak mendapatkan dukungan dari stadion yang penuh. Saya harap hal itu terwujud dalam pertandingan melawan Celtic dan Barcelona," cetus Gaurdiola di situs resmi klub.

    Man City memang sukses meraih kemenangan telak empat gol tanpa balas dalam laga tadi.

    Klopp : Pemain Liverpool Harus Matikan Eden Hazard
    Eden Hazard






    bundarsatu - Juru taktik Liverpool, Jurgen Klopp meminta pemainnya untuk memerhatikan Eden Hazard kala timnya akan berhadapan dengan Chelsea pada akhir pekan ini.

    Hazard kembali menunjukkan penampilan terbaiknya di lima laga terakhir Chelsea musim lalu, setelah mampu mencetak empat gol, termasuk satu gol solo yang apik ketika bermain di Anfield.

    Pemain Belgia juga kembali bermain bagus di bawah asuhan Antonio Conte musim ini, dan itulah mengapa Klopp sedikit khawatir dengan winger Belgia pekan ini. Manajer Jerman berharap sang pemain akan belajar dari performanya awal tahun ini, ketika tim bermain di London Barat nanti.

    "Ia amat luar biasa di Anfield musim lalu, namun kami tidak bertahan dengan baik ketika menghadapi dirinya. Kami harus bisa lebih baik lagi," tutur Klopp menurut Squawka.

    Liverpool sendiri baru saja memetik kemenangan besar ketika mereka menghadapi sang juara bertahan Premier League, Leicester City, di laga terakhir mereka pekan lalu.

    sumber : sidomi

    , ,


    Manchester United Punya Hasrat Untuk Meraih Gelar Europa League
    Manchester United Punya Hasrat Untuk Meraih Gelar Europa League




    bundarsatu - Gelandang Manchester United, Ander Herrera menyebut timnya benar-benar memiliki hasrat untuk memenangkan trofi juara Europa League.

    Kegagalan Setan Merah finish di empat besar musim lalu membuat mereka harus tersingkir ke Liga Europa. Mereka sendiri dijadwalkan akan terbang ke Belanda untuk menghadapi Feyenoord di pertandingan pertama fase grup liga Europa musim ini.

    Meski banyak yang mencap Liga Europa merupakan kompetisi kasta kedua, namun Herrera menyebut timnya ingin sekali memenangkan laga ini. "Manchester United belum pernah memenangkan kompetisi ini, maka ini adalah kesempatan yang bagus" tutur Herrera kepada website resmi Manchester United.

    "Saat ini kami bermain untuk tim tersukses di Inggris jadi kami ingin terus memenangkan trofi, dan trofi ini [Liga Europa] juga termasuk" tandas mantan pemain Athletic Bilbao tersebut.

    ,

    Di Liga Champions, Juventus Butuh Kekuatan Mental
    Dani Alves






    bundarsatu - Pemain Juventus, Dani Alves mengatakan bahwa timnya butuh kekuatan psikologis atau mental untuk berlaga di Liga Champions. Hal tersebut setelah Nyonya Tua ditahan imbang oleh Sevilla di laga perdana. 

    Meski mendapatkan hasil yang kurang diharapkan, Alves menegaskan Juventus tak boleh patah semangat. Untuk bisa menjadi juara kompetisi sekelas Liga Champions, dibutuhkan kekuatan mental yang tinggi.

    "Kami tidak beruntung, tapi inilah sepakbola. Tak pernah ada pertandingan mudah. Di kompetisi ini, semua tim butuh kekuatan psikologis yang tinggi dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada," terang dani Alves kepada Mediaset Premium.

    Alves menyatakan bahwa Juventus sebenarnya sudah bermain dengan baik dan mampu menciptakan banyak peluang emas. Namun kali ini Juve tidak beruntung karena banyak peluang mereka yang kemudian terbuang.

    "Kami menciptakan banyak sekali peluang gol, kami sudah bermain dengan baik. Tapi pertandingan tidak selalu berjalan sesuai yang kami ahrapkan. Kami menciptakan lebih banyak peluang pada babak kedua, tapi laga ini memang sulit."


    sumber : bola

    Pemain Manchester United Siap Beri yang Terbaik Buat Mourinho
    Pemain Manchester United Siap Beri yang Terbaik Buat Mourinho






    bundarsatu - Pemain Manchester United, Ander Herrera mengatakan bahwa pemain lapis kedua bisa memberikan yang terbaik jika mendapatkan kesempata dari Jose Mourinho.

    Herrera, yang tidak bisa mendapatkan tempat reguler di tim inti musim ini, tampil impresif ketika ia bermain sebagai pemain pengganti saat klubnya kalah 1-2 dari Manchester City di Old Trafford.

    "Manajer yang akan memutuskan siapa yang akan bermain dan siapa yang tidak. Ia sudah mengatakannya beberapa kali dan ia bahagia dengan skuat yang ada," tutur Herrera menurut Express.

    "Kami berlatih dengan fantastis, kami semua. Kami menikmati setiap sesi latihan dan tim menjadi lebih baik. Setiap pemain siap untuk bermain jika ia menginginkannya. Saya kira semua orang sudah siap dan cukup fit untuk melakukannya."

    "Jika ia memutuskan untuk mengganti tim, ini adalah kesempatan yang bagus untuk semua orang."

    United akan menghadapi Feyenoord di Liga Europa malam nanti.

    sumber : bola

    , ,

    Liga Champions :  Juventus ditahan Imbang Sevilla
    Juventus Ditahan Imbang Sevilla





    bundarsatu - Juventus menjalani laga perdananya dengan hasil yang kurang memuaskan. Bermain di Juventus Stadium, Dani Alves dkk ditahan imbang 0-0 oleh wakil Spanyol, Sevilla.

    Tuan rumah mendominasi permainan sejak awal dan mampu menciptakan banyak peluang. Namun Sevilla bertahan dengan sangat baik dan mampu membuat Juve frustrasi. Laga pun diakhiri tanpa gol.

    Pertandingan ini dimulai dalam tempo yang cukup lambat, kedua tim seperti memilih untuk berhati-hati. Awalnya, kedua tim berebut untuk menguasai kendali permainan namun banyak kesalahan elementer yang dilakukan pemain dari kedua tim.

    Perlahan-lahan, Sevilla mulai mundur teratur dan menunjukan permainan bertahan. Mereka menumpuk pemain di lini pertahanan dan membiarkan Juventus menguasai bol di lapangan tengah.

    Juventus sempat membuat beberapa peluang emas. Dalam 15 menit pertama, Sami Khedira bahkan mendapatkan dua peluang emas namun tembakannya selalu melebar keluar. Paulo Dybala juga sempat mendapatkan peluang namun tak ada gol yang tercipta pada babak pertama.

    Permainan Sevilla menjadi semakin kasar seiring dengan tekanan yang diberikan oleh Juventus. N'Zonzi, Iborra dan Rami diganjar kartu kuning karena melakukan pelanggaran keras kepada para penggawa Juve.

    Pada babak kedua, Juventus semakin intensif menyerang. Mereka membombardir pertahanan Sevilla dari berbagai sisi. Namun Sevilla yang bertahan dengan sepuluh pemain sangat sulit ditembus.

    Juve juga kurang beruntung ketika mendapatkan celah untuk mencetak gol. Tandukan Gonzalo Higuain pada menit ke-60 hanya menghajar mistar gawang. Selain itu, penampilan Sergio Rico juga sangat bagus dalam pertandingan ini.

    Berkali-kali Rico sukses menghalau tembakan demi tembakan para pemain Juventus. Sampai laga berakhir, Juve tak mampu menjebol gawang Sevilla dan harus puas mengakhiri laga tanpa gol.

    Dengan hasil ini, Juventus dan Sevilla menempati posisi dua dan tiga klasemen sementara Grup H. Peringkat pertama ditempati Lyon yang menang 3-0 saat menjamu Dinamo Zagreb.

    Susunan Pemain Juventus: Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Dani Alves, Khedira, Lemina, Asamoah (Pjanic, 68'), Evra (Sandro, 68'); Dybala (Pjaca, 86'), Higuain.

    Susunan Pemain Sevilla: Sergio Rico; Sergio Escudero, Rami, Pareja, Mercado; Iborra, Kranevitter (Mariano, 78'), N’Zonzi; Pablo Sarabia (Correa, 64'), Vazquez (Carrico, 90'), Vitolo


    sumber : 

    Timnas Indonesia U-19 Kalah lagi, Ini Komentar Pelatih
    Timnas Indonesia U-19 Kalah lagi, Ini Komentar Pelatih






    bundarsatu - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Eduard Tjong mengomentari hasil laga anak asuhnya melawan Thailand. Ia menyebutkan anak asuhnya tidak konsentrasi dan lengah. 

    Indonesia sebenarnya sempat unggul dua gol lewat dua penalti yang sukses dieksekusi oleh Dimas Drajad di 20 menit awal babak pertama. Namun, Thailand mampu bangkit dengan mengoyak gawang tim Garuda Jaya sebanyak tiga kali melalui gol Sorawit Panthong, Sittichok Paso, dan Worachit Kanitsribumphen.

    “Kami akui, masalah di konsentrasi dan sedikit lengah. Apalagi Thailand juga bermain dewasa,” tutur Eduard Tjong usai laga di Hanoi, Vietnam, pada 14 September 2016 waktu setempat.

    “Namun begitu, permainan anak-anak tidak kalah dari Thailand. Mereka bermain penuh semangat, pantang menyerah, dan berani menyerang. Hanya saja, hasil berkata lain,” lanjutnya.

    “Yang jelas, saya tidak kecewa melihat permainan anak-anak,” imbuh mantan pelatih PS TNI ini.
    Di laga ketiga, Bagas Adi Nugroho dan kawan-kawan sudah ditunggu lawan berat, yakni Australia, yang baru saja mengalahkan Myanmar dengan skor telak 3-0. Sementara Indonesia sendiri sebelumnya menelan kekalahan 2-3 dari Myanmar.

    “Saya minta pemain agar tidak meratapi kekalahan dan cepat melupakan hasil ini demi fokus ke pertandingan melawan Australia. Kami harus lebih disiplin dan fokus menghadapi mereka,” tandas Eduard Tjong.

    sumber : bola

    Piala AFF U-19 2016: Indonesia Kalah Atas Thailand
    Timnas Indonesia U-19





    bundarsatu - Dalam lanjutan Piala AFF U-19, Indonesia kembali harus menelan kekalahan. Lawan yang dihadapi adalah Thailand dengan skor 2-3 di Vietnam Youth Training Centre Stadium, Hanoi, Rabu (14/9).

    Timnas Indonesia U19 sempat unggul dua gol terlebih dulu sebelum akhirnya dibalikkan oleh anak-anak muda Thailand yang mengakhiri pertandingan dengan kemenangan. Hasil ini merupakan kekalahan kedua bagi skuat asuhan Eduard Tjong dalam dua laga setelah sebelumnya dibekuk Myanmar dengan skor identik.

    Dua gol tim Garuda Jaya terjadi sebelum pertandingan memasuki menit 20, dan kedua-keduanya hadir dari titik putih alias penalti, masing-masing pada menit 15 dan 17 yang sukses dieksekusi oleh Dimas Drajad. Menit 33, Thailand menipiskan skor lewat gol Sittichok Paso. Skor 2-1 menutup babak pertama.

    Sittichok Paso kembali mencetak gol untuk menyamakan kedudukan di menit-menit awal babak kedua menjadi 2-2. Mimpi buruk untuk Timnas Indonesia U19 pun datang pada menit 53. Worachit Kanitsribumphew mengantarkan Thailand mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 2-3.

    Susunan Pemain

    Indonesia U19:
    Muhammad Riyandi, Arizky Wahyu Satriya, Bagas Adi Nugroho, Pandi Lestaluhu, Hanif Sjahbandi, Satria Wardana, Asnawi Mangkualam Bahar, Moh. Edo Febriansah, M. Dimas Drajad, Sandi Pratama, Saddil Ramdani.

    Thailand U19:
    Chakorn Philakhlang, Arthit Ueafuea, Jakkapong Subsamutr, Saringkan Promsupa, Sorawit Panthong, Chotipat Poomkaew, Worachit Kanitsribumphew, Sansern Limwatthana, Supachai Chaided, Suksan Mungpao, Nanthawat Suankaeo.



    , , , ,

    Resmi : UEFA Punya Presiden Baru
    Presiden Baru UEFA











    bundarsatu - Angin perubahan bertiup di markas UEFA. Hal tersebut setelah Aleksandar Ceferin resmi terpilih menjadi Presiden Federasi sepak bola Eropa tersebut. 

    Aleksandar Ceferin, nama yang masih asing terdengar di dunia sepakbola, menjadi komandan badan sepakbola Eropa tersebut. Ceferin memenangkan pemungutan suara dengan telak. 42 negara member UEFA memilih dirinya, sementara 13 sisanya menunjuk Michael van Praag (Belanda). Lalu, apa istimewanya Ceferin yang berusia 48 tahun?

    Sebagai catatan, ia bukanlah anggota Komite Eksekutif UEFA. Namanya baru dikenal di luar Slovenia sampai ia memperkenalkan diri sebagai kandidat presiden UEFA pada Juni 2016. Mengapa ia bisa diminati? Bisa jadi karena Ceferin menjanjikan adanya perubahan yang berpihak pada negara-negara dan liga-liga kecil di Eropa.

    Bulan ini, UEFA baru saja mengumumkan perubahan kuota di Liga Champions. 16 dari 32 tim yang berlaga di babak utama, adalah tim-tim dari empat liga elite semata: Premier League, Serie A, LaLiga, dan Bundesliga. Artinya, 51 member UEFA lain harus bertarung untuk 16 tiket lain.

    Belum lagi fakta bahwa dari sejumlah 16 tiket itu, 6 di antaranya sudah dipesan oleh liga berperingkat lima hingga tujuh UEFA. Secara singkat, ini berarti klub kaya makin kaya, dan klub kecil makin miskin karena harus keluar saringan ‘lubang botol’ hanya untuk tampil sejajar dengan tim-tim besar.

    Aleksandar Ceferin tak mau hal ini berkelanjutan. Ia toh berasal dari Slovenia, negara yang merasakan tidak enaknya berbagi irisan kecil kue besar bernama Liga Champions. Ceferin menegaskan, “Saya bukan tukang pamer, saya tidak punya masalah ego dan saya juga bukan lelaki yang penuh janji tidak realistis.”

    Janji yang tidak kalah penting dari Aleksandar Ceferin adalah menyangkut putaran final Euro 2020. Ia mengaku siap meninjau kembali konsep yang ditawarkan Michel Platini untuk turnamen tersebut. Platini awalnya berencana menyebarkan laga-laga putaran final tersebut dalam 13 kota dari 13 negara berbeda; sebelum akhirnya semifinal dan final akan berada di satu kota. Sebuah janji yang tidak mudah.

    Tapi Ceferin menegaskan pula, “Slovenia kecil dan indah saya, sangat bangga dengan penunjukan (sebagai presiden UEFA) ini. Saya harap suatu saat nanti, Anda (member UEFA) juga sama bangganya.”

    Sebagai catatan, sejak Michel Platini mengundurkan diri, jabatan presiden UEFA dipegang oleh pelaksana tugas sementara, Miguel Angel Villar (Spanyol).


    sumber : sidomi

    ,

    Laga Dilanjutkan, Manchester City Kalahkan Gladbach
    Manchester City






    bundarsatu - Laga tunda antara Manchester City melawan Gladbach ditutup dengan kemenangan klub berjulukan The Citizen. Sergio Aguero dkk berhasil menang dengan skor 4-0 di Etihad  Stadium pada Kamis (15/9). 

    Laga Manchester City ini semestinya digelar pada Rabu lalu, tetapi terkendala oleh hujan deras yang menggenangi stadion. Tidak mau mengecewakan fans lebih jauh, tuan rumah langsung menggebrak di menit-menit awal. Seperti yang diperagakan dalam laga-laga sebelumnya, City tidak tertandingi selama babak pertama. Bahkan menit 8 mereka sudah unggul via Sergio Aguero.

    baca alasan laga ditunda -> Diterpa Hujan dan Badai, Laga Manchester City Vs Gladbach Ditunda

    Umpan silang Aleksandar Kolarov diselesaikan oleh Kun yang melakukan pergerakan apik, lantas melakukann penyelesaian akhir yang terlalu mudah untuk tuan rumah. Skor 1-0 untuk The Citizens, mereka belum mau berhenti menggempur pertahanan Gladbach. Tuan rumah terus mendominasi serangan, dengan Ilkay Gundogan yang tampak prima di laga debutnnya untuk Manchester City.

    Setelah serangkaian peluang yang tak kunjung jadi gol, City melenggang pada menit 27. Cristoph Kramer menjatuhkan Gundogan di kotak terlarang. Penalti yang dieksekusi Sergio Aguero sukses mengecoh Yanm Sommer ke arah berlawanan. Di ujung paruh pertama, giliran Claudio Bravo yang unjuk gigi dengan menghalau peluang Lars Stindl.

    Unggul dua gol hingga turun minum, Manchester City tetap konsisten mengendalikan permainan. Namun gol ketiga masih menunggu waktu hingga 13 menit jelang bubaran. Pelakunya masih orang yang sama. Sergio Aguero menerima umpan Raheem Sterling lantas mengerjai Sommer dengan melewatinya. Dengan jitu Aguero mengemas hattrick pertamanya di era Pep Guardiola.

    Satu gol tambahan datang dari pemain pengganti Kelechi Iheanacho di ujung paruh kedua. Manchester City menang telak 4-0, dan tampak dalam mood yang benar untuk terus melaju. Kereta Pep semakin banyak mengangkut penumpang dengan permainan indah ala The Citizens.

    Gol: Sergio Aguero (8, 28, 77); Kelechi Iheanacho (90+1)

    Manchester City (4-2-3-1): Bravo; Zabaleta, Otamendi, Stones, Kolarov; Fernandinho, Gundogan (Clichy 81); Navas, De Bruyne, Sterling (Sane 79); Aguero (Iheanacho 83)

    Borussia Monchengladbach (3-4-3): Sommer; Elvedi, Christensen, Strobl; Johnson, Dahoud, Kramer (Korb 38), Wendt; Hahn (Hazard 59), Stindl (Traore 81), Raffael


    ,

    Liga Champions : Real Madrid Menang Tipis Atas Sporting Lisbon
    Ronaldo Cetak Gol






    bundarsatu - Real Madrid menjalani laga perdana Liga Champions dengan kemenangan tipis. Bahkan harus mengalami ketinggalan terlebih dahulu. Bermain di Santiago Bernabeu pada Kamis (15/9), Cristiano Ronaldo dkk menang dengan skor 2-1 atas Sporting Lisbon.

    Dalam partai yang menjadi persuaan Cristiano Ronaldo dengan klub lamanya Sporting Lisbon, Real Madrid mengeluarkan tenaga  lebih ekstra daripada yang diperkirakan. Turun dengan formasi 4-3-3, Los Blancos mengandalkan trio BBC sejak menit awal. Tetapi tidak mudah untuk mencari gol ke gawang Sporting yang dikawal oleh Rui Patricio. Sebaliknya tim tamu yang ditangani pelatih jenius Jorge Jesus tampak ‘hidup’ dan membuat Los Blancos berjalan di tempat selama 45 menit awal.

    Memanfaatkan kelengahan tuan rumah yang tampak ‘tertidur’ dan gagap untuk laga ini, Sporting mencuri gol dua menit masuk ke paruh kedua. Tendangan lengkung Bruno Cesar memperdaya kiper Kiko Casilla. Hukuman untuk Madrid yang membiarkan nama mereka diinjak oleh kekuatan Sporting.

    Tertinggal oleh gol tersebut, tuan rumah lantas menunjukkan mental juara mereka. Zidane dengan cerdik memasukkan pemain yang lebih menyerang. James Rodriguez, Luas Vazquez, dan Alvaro Morata mengisi lini depan tim mereka. Segalanya masih tampak buntu, sebelum kemudian Cristiano Ronaldo menciptakan sihir di menit 89. Dalam laga ke-350 bersama Madrid, CR7 melepaskan tendangan bebas yang masuk.

    Gol itu seperti menghidupkan Real Madrid kembali. Hasilnya tiba di ujung pertandinga, umpan silang James Rodriguez ditanduk masuk oleh Alvaro Morata untuk membalikkan keadaan. Sporting tak bisa mengelak lagi dari skor 2-1. Los Blancos lolos dari maut, dan kini ada di posisi sejajar dengan Borussia Dortmund, meski kalah dalam selisih gol.

    REAL MADRID (4-3-3): Casilla, Carvajal, Varane, Ramos,Marcelo, Modric, Casemiro, Kroos (James Rodriguez 77), Bale (Lucas 67), Benzema (Morata 68), Cristiano Ronaldo

    SPORTING LISBON (4-4-2): Rui Patricio, Joao Pereira, Semedo, Coates, Zeegelaar, Gelson Martins (Markovic 70), Adrien Silva (Elias 73), William Carvalho, Bruno Cesar, Dost, Bryan Ruiz (Campbell 90)

    Gol: Cristiano Ronaldo 89, Alvaro Morata 90+4/ Bruno Cesar 47


    ,

    Jalani Laga Perdana di Liga Champions, Leicester City Menang
    Jalani Laga Perdana di Liga Champions, Leicester City Menang






    bundarsatu - Leicester City menjalani laga debutnya di Liga Champions dengan sempurna. Melawan Brugge, Vardy dkk berhasil menang dengan skor 0-3. Gol tercipta dari Riyad Mahrez yang mencetak dua gol dan satu dari Marc Albrighton. Dengan kemenangan ini, sang juara bertahan Liga Inggris sementara berada di puncak klasemen Grup G, meninggalkan sesama tim kuat, Porto.

    Leicester City masih belum kehilangan daya magis mereka. Setelah remuk oleh Liverpool 4-1 di akhir pekan lalu, kini pasukan Claudio Ranieri bangkit dengan selisih gol yang sama. Lawan yang dihadapi, Club Brugge sang wakil Liga Belgia memang tengah hilang kendali. Namun, Leicester menunjukkan siapa yang lebih tajam di laga ini hanya dalam lima menit setelah kick off. Ketika itu Marc Albrighton sudah menjebol gawang tuan rumah.

    Gol itu sedikit berbau keberuntungan, ketika Luiz Hernandez melakukan lemparan ke dalam yang merepotkan lini belakang lawan. Kiper Ludovic Butelle tidak bisa menangkap karena bola justru diarahkan pemain belakangnya ke luar jangkauan. Albrighton yang mengintip peluang dengan jitu mendorong bola masuk dari jarak lima yard.

    Gol ini seperti memberi kepercayaan diri ekstra bagi Leicester City. Mereka tampil dominan, dan mendapatkan hadiah tendangan bebas pada menit 29. Riyad Mahrez yang menjadi eksekutor mengirim bola cantik ke sudut atas gawang lawan. Masuk, bencana bagi Brugge berlanjut hingga paruh kedua. Faktanya, Leicester mematikan, dan semua gol mereka tercipta dari bola mati.

    Yang terakhir datang di menit 60. Pelanggaran terhadap Jamie Vardy membuat wasit menunjuk titik putih. Riyad Mahrez tidak menyiakan kesempatan ini untuk mengirim gol keduanya, sekaligus membungkus pertandingan lebih awal. Leicester meraup tiga angka penting karena di pertandingan lainnya, Porto ditahan imbang oleh FC Kopenhagen (Liga Norwegia). Artinya, mimpi The Foxes juara Liga Champions, disusun dengan langkah awal yang benar.

    BRUGGE (4-4-2):Butelle; Van Rhijn, Engels (Poulain 53), Denswil, De Bock; Vormer, Simons, Pina, Vanaken; Diaby (Vossen 63), Izquierdo (Gedoz 78)

    LEICESTER (4-4-2): Schmeichel, Hernandez, Huth, Morgan, Fuchs, Mahrez (Gray 81), Drinkwater, Amartey, Albrighton, Slimani (Ulloa 62), Vardy (Musa 70)

    Gol: Marc Albrighton 5, Riyad Mahrez 29, 60 pen


    Masih Perkuat Selangor, Andik Absen Latihan Bersama Timnas Indonesia
    Andik Vermansyah





    bundarsatu  - Timnas Indonesia akan kembali menjalani pemusatan latihan (TC) di Yogyakarta atau Solo jelang bergulirnya Piala AFF 2016. Namun salah satu pemainnya, Andik Vermansyah kemungkinan besar tidak ikut. Hal tersebut dikarenakan ia masih harus memperkuat Selangor FA di Malaysia. 


    “Rencana 22-27 September 2016 TC di Yogyakarta atau Solo, tergantung izin stadion,” ungkap Wolfgang Pikal beberapa waktu lalu.

    “Cuma 25 pemain dipanggil termasuk tiga kiper dari seleksi sebelumnya. Andik Vermansah tidak bisa ikut soalnya dia masih main dengan Selangor FA,” tambah pria asal Austria ini.

    “Pasti ada berapa pemain baru yang dapat kesempatan di TC (September) itu. PSSI mungkin tanggal 16 September sudah mengumumkan nama-nama pemain tersebut,” lanjutnya.

    Andik Vermansah sendiri turut tampil saat Timnas Indonesia menjamu Malaysia dalam laga ujicoba internasional di Stadion Manahan Solo belum lama ini. Di laga tersebut, Andik Vermansah tampil impresif dan menjadi pemain Indonesia yang paling banyak dilanggar oleh para pemain Malaysia.

    “Saya heran mengapa Malaysia bermain sangat kasar, padahal semua tahu ini hanyalah pertandingan uji coba,” tukas pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl usai laga yang dimenangkan oleh tim Merah Putih dengan skor 3-0 itu.

    “Tak masuk akal Andik Vermansah bahkan empat hingga lima kali mendapat tekel keras dari lawan,” sambungnya.

    sumber : sidomi

    Ronaldo Hebat, Tapi Tidak Terbaik di Portugal
    Ronaldo









    bundarsatu - Legenda Portugal, Luis Figo mengungkapkan bahwa Cristiano Ronaldo bukanlah pemain nomor satu di Portugal. Figo menilai CR7 memang sosok luar biasa, baik di level internasional maupun di level klub. Namun sebagus apa pun performa Ronaldo, menurut Figo, pria peraih tiga Ballon d’Or ini tetap tidak bisa menyamai level Eusebio, legenda Portugal era 1960-an.

    Tidak dipungkiri lagi, Cristiano Ronaldo adalah salah satu legenda sepakbola terbesar yang dimiliki Portugal. Bukan cuma tengah menuju gelar Ballon d’Or keempat. CR7 juga sudah mendapatkan tiga gelar Liga Champions, gelar paling prestisius. Satu didapatkannya di Manchester United, dan dua lainnya bersama Real Madrid. Terakhir, Ronaldo juga mempersembakan gelar internasional pertama bagi Portugal, Euro 2016 musim panas lalu.

    Luis Figo tidak menampik performa luar biasa Cristiano Ronaldo. Baginya, CR7 adalah bukti hebatnya akademi Sporting Lisbon, karena akademi tersebut, “selalu menjadi tempat berkembang biak yang fantastis untuk bakat-bakat muda. Akademi Sporting sejajar dengan Ajax, cuma dengan dengan filosofi sepakbola yang berbeda. Sporting menghasilkan banyak pemain hebat. Ketika saya ada di sana, yang paling hebat adalah Paulo Futre. Lalu (berikutnya) ada saya, Simao [Sabrosa], Cristiano [Ronaldo], Nani. “

    Tentang Cristiano Ronaldo, Figo menyebut, “Saya mengagumi dia dan saya puas menyaksikan prestasinya. Cristiano akan terus lebih baik, dan lebih baik lagi setiap tahun. Ia membuat sejarah sepakbola. “

    Meskipun demikian, menurut Luis Figo, generasi belakangan tetaplah tidak bisa dibandingkan dengan generasi terdahulu. Walaupun Cristiano Ronaldo luar biasa, Figo menegaskan legenda sepakbola terbaik yang pernah lahir di Portugal adalah Eusebio.

    “Saya tidak pernah melihat dia (Eusebio) bermain secara langsung. Tapi atas semua ketenaran, cinta yang ditunjukkannya, persahabatan dan nasihatnya, saya akan menaruh Eusebio di urutan pertama. Semua orang akan berkata, saya memilihnya jadi orang nomor satu karena alasan ini dan itu, tetapi bagi saya, ini hanya masalah rasa hormat. Setiap orang membuat sejarah dalam era masing-masing.”


    sumber : sidomi

    ,

    Diterpa Hujan dan Badai, Laga Manchester City Vs Gladbach Ditunda
    Add caption




    bundarsatu - Laga perdana Liga Champions Manchester City vs Gladbach harus ditunda. Penundaan laga tersebut disebabkan oleh cuaca yang tidak bersahabat. Hujan deras dan badai yang menerpa wilayah utara dan barat Inggris menjadi penyebab utamanya. Kondisi lapangan di Etihad Stadium yang tergenang hebat, tidak memenuhi syarat untuk laga tersebut.

    Hanya beberapa menit sebelum kick-off, keputusan penting diambil untuk laga perdana Liga Champions Grup C. Manchester City akan menjamu Borussia Moenchengladbach bukan pada Rabu ini, tetapi pada Kamis (15/9) pada pukul 19.45 GMT atau 01.45 WIB. Keputusan yang tidak mungkin dibantah lagi, meskipun dengan demikian Manchester City dan Borussia Moenchengladbach sama-sama dirugikan.

    Bagi Manchester City sebagai tuan rumah, laga kontra Gladbach ini sebenarnya sudah ideal jika digelar tepat waktu. Pasalnya, jadwal berikutnya untuk The Citizens, adalah laga Liga Inggris melawan AFC Bournemouth pada Sabtu pukul 21.00 WIB. Dengan demikian, City hanya memiliki waktu pemulihan kurang dari 72 jam. Untungnya mereka akan tampil di partai kandang pula di akhir pekan nanti.

    Begitu pula yang bakal dialami Gladbach. Mereka cuma punya waktu pemulihan kurang dari tiga hari, untuk laga berikutnya melawan Werder Bremen. Laga tersebut dimainkan pada Sabtu pula pukul 23.30 WIB. Dengan demikian, kini tinggal pintar-pintarnya Pep Guardiola dan Andre Schubert untuk melakukan rotasi pemain agar para punggawa mereka tidak cedera atau kelelahan ekstra.

    Meskipun status laga adalah partai pertama babak utama Liga Champions musim ini, bagi City dan Gladbach, tidak sepenuhnya demikian. Pasalnya, kedua tim ini adalah sesama penghuni peringkat empat dari tiga liga elite Eropa (Inggris, Spanyol, dan Jerman). Untuk memasuki partai ini, City dan Gladbach sama-sama melewati jalur playoff rute liga.

    Manchester City menumbangkan Steaua Bucharets (Rumania) dengan agregat 8-1. Sementara Gladbach, tidak kalah mentereng, menghancurkan BSC Young Boys (Swiss) dengan agregat 9-2.

    sumber : sidomi

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...


Top